kumpulan cerita misteri

Tuesday, June 17, 2014

Kuntilanak di kamarku

kuntilanak

Kiriman Dari: Dhevi Ekayai (bandung)

Mlm itu skitar pukul 7, biasanya aq dan keluarga q menonton tv d ruang keluarga.. Yahh... Biasalah nntn sinetron wkwkwk :D, ketika jm menunjukan pkul stengah 10, dan itu gk biasanya. mata q udh mulai mengantuk. Eummh mungkin kecapean gara2 mengerjakan pr sekolah yg sgtu numpuknya :D, biasalah org sibuk hehehe.. Langsung aja !?! > pada saat it aq blum tertidur nyenyak, karna aq merasa malam ini gerah bgt. Ku coba membuka mata,smbil brkata dalam hati (loh kok mamah gk tutup pintu kamar aq sih?biasa nya suka tutupin pintu kamar aq kalo terbuka,ah mungkin mmah lpa). Aq brjalan menuju pintu, gmana kalo lampu nya aq matiin aj smua, biar gk gerah.. Tak segan2 aq mematikan smua lampu kcuali kamar mandi.. Lalu, aq kembali k tmpat tdur (eum, serem jg kalo pintu kamar aq tutup, kn gelap smua) aq tdak jdi menutup pintu. Dan stlah kembali k tempat tdur aq ngerasa malam ini gk kya biasa nya seolah olah seperti ada yg memperhatikanku di blik pintu kamar.. Aq semakin gk keruan, jntungku berdegup kncang (duh, bkal terjadi apa ya malam ini) ku perhatikan celah pintu yg terbuka sdikit.. Kok kya ada yg berdiri y dari kejauhan warnanya pth2 gth. Ah mungkin pantulan lampu dri rmah tetangga , aq mencoba memejamkan mata lg, dan ketika it aq merasa seperti ada yg membelai rambutku.. Aq merasa terganggu, dan aq mencba membuka mata.. Dan ternyata astagfirulloh haladzim.. Ternyata itu KUNTILANAK, aq berteriak, tp tidak ada yg menanggapi suara q, aq smakin gk kuat atas khadiran nya di kamar q.. Mungkin karna aq pas bgt natap mukanya, aq smpe gk sadarkan diri.. Keesokan hari nya aq bercerita kepada ayah q yg sdang nyiram taneman , dan katanya dulu kamarku ini ada kuburan teteh vika anak nya pa Rt yg mati gantung diri karna pcr nya tdak bertanggung jwb atas kehamilan.a, dan kuburan itu skarng msh ada d bwah tmpat tdur ku!!!
..cerita ku ini asli bkan rekayasa
coment yh ! Trimakasiih

singgih pambudi cerita setan, pengalaman mistis
Friday, May 16, 2014

Bertemu Kuntilanak

kiriman dari adi galih

hi teman pa kabar semua'y,pasti baik" za kan..oo ia kenalkan nama saya adi galih biasa dipanggil galih, saya mau cerita ni tentang pengalaman saya waktu bertemu langsung dengan kuntilanak..
waktu itu kira" pada pertengahan tahun 90'an tepat'y tanggal berapa pun saya lupa, maklum sudah sangat lama sekali secara sekarang za kn dah taon 2014 jadi susah buat diingat'y lagi,langsung za deh, waktu itu pada saat malming saya dan teman saya berniat untuk pergi k'sebuah wc, mang waktu itu jg saya dan kawan saya lum punya cewe buat malming karna saya jg masih skull..kenapa saya ngajak kawan saya k'wc karna kami berdu'a habis makan rujak yg mang sambel'y super pedas trus perut kami ber2 terasa sakit n rasa'y ga tahan ingin segera dikeluarkan,akhir'y kami ber2 pergi k'sebuah wc n tempat'y mang cukup lumayan jauh dari tempat saya bermain kalau ingin k'wc itu pasti kami melewati tempat yang dibilang angker,awal'y kami ber2 tidak ada rasa takut lantaran kami ber2 mang benar" sudah kebelet ingin buang air,pas kami tiba dtempat yang angker bulukuduk langsung merinding dan aku pikir jg akh ini hanya perasaanku za yg terbawa suasana sepi,waktu mang jam menunjukan hampir jam12 malam ..setelah sampai d'wc kami ber2 pun bergegas langsung menuju sasaran pas berangkat kami tidak dpt gangguan apa" ketika selasai kami ber2 pun mulai merasakan hal" aneh, ketika d'jalan tepat'y pas dtempat yg angker kami ber2 melihat kawan saya sendirian dtempat itu, kami jg bingung kenapa kawan saya ada dtempat itu cuma kalau kami lihat antara percaya ga percaya secara muka'y mirip kawan saya tapi kami jg ragu buat panggil dia,akhir'y saya beranikan diri buat panggil dia,pas saya panggil ternyata muka'y tidak ada alias rata gitu ketika itu jg dia langsun terbang sambil ketawa cekikikan,tanpa pikir panjang kami langsung ambil langkah seribu menuju rumah masing",sampai drumah saya langsung masuk kamar tak terasa keringat bercucuran seperti orang habis mandi,apes saya dtemuin makhluk sperti tu..walaupun mata ga bisa dpejamin saya paksa za biar tidur,kira" jam1 malam akhir'y saya bisa tidur jg,pas pagi saya bangun dengan rasa takut yg masih menyelimuti, saya paksain bangun untuk segera mandi,ketika dkamar mandi ibu saya panggil dengan nada tinggi adiiiiiiiiiii kamu ngompol ia ,dengan muka memerah saya meng ia kn pertanyaan ibu,akhir'y saya ceritain za hal semalm yg sy alami s'ibu pun mengerti karna saya takut kkamar mandi,tu lah cerita seram saya kurang dan lebih'y harap maklum mav jg kalau ada yg salah dengan kata" saya

 

hmm bagi sobat yang mau ceritanya diposting di blog ini bisa dikirim melalui menu kirim cerita di halaman atas blog ini Open-mouthed smile nantikan cerita seram selanjutnya

Sunday, May 11, 2014

Video Penampakan Pocong di Jejak Paranormal ANTV

hi sobat cerita setan Open-mouthed smile kali ini mau share video penampakan pocong nyata di acara jejak paranormal ANTV. jelas terlihat banget penampakan kepala pocongnya wkakaka, dan yang lucunya lagi melihat ekspresi crew crew jejak paranormal yang kaget dan langsung kabur ketika melihat penmapakannya Smile with tongue out. sayangnya wujud utuh pocongnya gak terlihat secara utuh karena crew keburu kabur. sekian update kali ini Open-mouthed smile

singgih pambudi cerita setan, pengetahuan
Thursday, August 22, 2013

Misteri Rambut Irjen Djoko Susilo yang Kebal Dipotong!!

Kesaksian kolektor keris Indra Jaya Febru Hariadi (48) tentang Irjen Djoko Susilo memunculkan kepingan kisah misteri. Dia menyebut, sang jenderal memiliki pusaka yang bisa membuat rambut kebal dipotong. Bagaimana kisahnya?
Di persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Selasa (17/7) kemarin, Indra menyebut Djoko punya sedikitnya 200 keris. Dari keris sebanyak itu, ada 16 yang memiliki 'kekuatan' khusus. Keris senilai Rp 1,7 miliar itu biasa dimandikan pada malam 1 Suro.

Sebelum ada transaksi di atas, Djoko dan Indra pernah bertemu untuk menjajal kemampuan sebuah pusaka 'Mirah Delima' yang disebut bisa membuat rambut kebal dipotong.
"Kalau pegang keris, rambutnya nggak bisa dipotong, terus kerisnya jadi warna merah delima," kata Indra.
Pernyataan pensiunan tentara ini mengundang reaksi dari kubu Irjen Djoko. Salah satu anggota tim kuasa hukum, Juniver Girsang, mempertanyakan hal tersebut.
"Rambut dipotong tidak mempan?" tanya Juniver.
"Insya Allah, mohon izin, karena Allah SWT," jawab Indra.
Indra mengenal Djoko di Surabaya ketika masih aktif di Kodam V Brawijaya. Saat berkunjung ke rumah Kapolri saat itu Roesmanhadi, Indra dikenalkan oleh Lettu Widodo dengan Djoko pada tahun 1998.
Apakah Irjen Djoko kini masih kebal? Saat ditanya usai persidangan, dia tak mau memberi informasi detail soal koleksi kerisnya. Yang jelas, setiap keris memiliki fungsi berbeda.
"Dari 16 itu yang paling sakti itu rahasia," kata Djoko penuh misteri.

sumber

This work is licensed under a Creative Commons license.
singgih pambudi pengetahuan
Wednesday, August 21, 2013

Menguak Misteri Harta Karun Presiden Ri Soekarno

Harta Karun Bung Karno merupakan misteri yang selalu menarik minat banyak orang, karena masih saja banyak yang yakin bahwa harta karun peninggalan raja-raja jaman dahulu betul-betul diwariskan kepada Presiden Pertama RI alm Soekarno.
Berikut adalah pencarian tak kenal lelah team kami untuk mengusut misteri dari Harta Karun Bung Karno tersebut.
Klaim tentang harta peninggalan Presiden RI pertama Soekarno mungkin sudah sering kita dengar. Namun setelah diusut, pengakuan seperti itu hanya omong kosong belaka. Pada bulan Januari 2011, klaim serupa muncul dari daerah Bolaang Mongondow, wilayah Sulawesi Utara. Terdapat seorang kakek yang mengaku mempunyai emas batangan dan surat berharga (obligasi) kekayaan Negara Republik Indonesia. Benda-benda berharga itu, menurut sang kakek, tersimpan di sebuah bank di Swiss.
Nama kakek itu ialah Zakaria Sukaria Pota, yang menurut beliau juga dirinya sekarang sudah berusia 126 tahun. Bagi warga setempat, nama Zakaria Sukaria Pota mengandung arti 'Berubah-ubah Wajah'. untuk membuktikan klaimnya kakek Zakaria menunjukkan pedang serta pisau terbuat dari emas dan empat buah emas batangan. Diperlihatkan juga tongkat komando, yang oleh kakek Zakaria, diakui milik almarhum Presiden Soekarno.

sumber

This work is licensed under a Creative Commons license.
singgih pambudi pengetahuan

Misteri Batu Krobu, Pengabul Permohonan di Probolinggo

Batu Krobu yang menjadi mistos di Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Batu sebesar rumah ini diyakini sebagai jelmaan seorang ratu kerajaan.
Menurut pemilik tanah tegal tempat batu sebesar rumah itu berada, Sutali (40), dirinya memang tidak tahu sendiri kepastian hikayat soal kesakralan batu itu. Tapi, dia sempat diceritakan orangtuanya bernama Ba'i. Orangtuanya mengaku jika batu krobu itu merupakan wujud salah seorang ratu.
"Pada zaman dahulu katanya ada salah seorang ratu yang hendak ke pulau Madura yang diantar oleh prajuritnya. Namun, karena perjalanan mereka kesiangan, akhirnya berhenti di tempat itu," cerita kata Sutali saat ditemui di rumahnya.
Wujud dari keberadaan prajurit yang mengawal perjalanan sang ratu, dibuktikan banyaknya batu-batu kecil sebesar kepala kerbau yang bertaburan di lahan tegal miliknya. Bahkan, batu-batu yang dianggap sebagai prajurit itu umurnya hingga mencapai ratusan.
"Nah, semua batu-batu kecil yang bertaburan itu menurut sejarahnya para prajurit yang mengawal sang ratu," katanya.
Sering Dijadikan Tempat Persembunyian Tentara Indonesia
Sakralnya keberadaan batu krobu itu memang sudah sejak zaman dahulu. Ini dibuktikan, menurut cerita warga setempat jika batu tersebut pernah dijadikan tempat persembunyian para tentara Indonesia saat dikejar-kejar tentara Belanda.
"Ada sekitar 1 kompi tentara Indonesia pada saat itu sedang dikejar-kejar oleh tentara Belanda. Pada saat dikejar tentara Belanda, mereka kebingungan. Sehingga kemudian berembunyi dibalik batu itu," kata Sutali.
Anehnya, begitu bersembunyi di balik batu itu para tentara Belanda kehilangan jejak. Mereka tidak melihat para tentara Indonesia lagi. "Memang batu itu sejak dulu katanya wingit. Tidak mau dirusuhi (dikotori,red)," jelasnya.
Pernah, cerita dia, ada salah seorang warga sekitar yang mengaku tidak percaya dengan adanya mitos batu tersebut. Dia kemudian memanjat batu ke atas. Melihat warga itu naik ke atas batu, para tetangganya beramai-ramai menyuruhnya turun. Tapi orang itu tetap ngotot menaiki batu tersebut.
Begitu orang itu turun ke bawah, warga terkejut. Karena orang yang berani memanjat batu itu tiba-tiba tak sadarkan diri. Bahkan, setelah sadar dia menjadi gila.
Melihat kejadian itu, warga yang rumahnya berada di dekat batu itu semakin percaya. Mereka melarang anak kecil agar tidak bermain di dekat batu tersebut. "Wejangan agar kita tidak sembrono main di dekat batu itu sejak orang-orang tua dulu sampai sekarang," katanya.
Terdapat Banyak Pusaka dan Harta Karun
Wingitnya keberadaan batu krobu tampaknya juga menjadi sasaran para pemburu barang-barang antik. Selain menjadi sasaran pemburu barang antik, batu krobu juga diyakini dihuni hewan-hewan gaib.
Salah seorang pemburu barang antik yang berhasil ditemui detiksurabaya.com bernama Mustaqim (40) mengatakan, jika batu krobu memang salah satu tempat yang paling angker.
Pria asal Desa Sepuh Gempol itu menceritakan, dirinya pernah melakukan tirakat di tempat itu selama 41 hari. "Pokoknya di tempat itu memang angker," katanya saat ditemui di rumahnya.
Selama 41 hari melakukan tirakat itu, Mustaqim banyak menemui hewan-hewan gaib. Seperti macan, ular sebesar pohon kelapa, kelabang dan lain sebagainya. Meski banyak menemui hewan-hewan gaib, dia merasa tidak takut sedikit pun. "Karena kita punya niat baik. Buat apa takut," timpalnya.
Selama melakukan tirakat, pria itu mengaku diberi beragam jenis keris oleh penunggu batu krobu. Mulai dari keris Blambangan, keris mini semar, keris Syuro dan lain sebagainya. "Asal kita kuat menjalani tirakat, kita pasti akan mendapatkan sesuatu yang kita inginkan," ungkapnya.
Menurut penuturan dia, secara mata batin batu krobu itu terdapat pintunya. Pintu itu menghadap ke arah timur daya. "Sepengetahuan saya seperti itu," imbuh Mustaqim.
Bahkan, di dalam batu itu terdapat banyak barang-barang antik yang tidak dapat ditembus dengan kasat mata. Seperti batangan emas yang hingga saat ini belum satu pun pemburu barang antik yang berhasil mengambilnya. "Kalau kuat dengan setiap godaan yang datang pasti dikasih oleh penghuni batu itu," kata dia.

sumber

This work is licensed under a Creative Commons license.
singgih pambudi

Misteri Mikrofon dan Wanita ke 3 Pada Saat Proklamasi Kemerdekaan

Siapapun pasti tidak asing dengan foto Bung Karno yang tengah membacakan proklamasi. Foto ini selalu dimuat pada setiap buku sejarah kemerdekaan dan tayangan TV yang membahas proklamasi. Foto tersebut begitu pentingnya karena menjadi bukti otentik dibacakannya proklamasi kemerdekaan Indonesia. Namundi balik itu foto tersebut juga mengandung kisah-kisah menarik. Berikut adalah salah satu kisah seputar pembacaan proklamasi yang saya temukan dalam sebuah potongan artikel.

Satu-satunya mikrofoon

Pernah seorang bekas pejabat RI bercerita bahwa mikrofoon satu-satunya yang digunakan pada waktu Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 itu adalah barang “curian dari Belanda”. Itu tidak betul! Mikrofoon tersebut adalah milik sdr. Gunawan dari “Radio Satrija”, yang bertempat tinggal dan berusaha di jalan Salemba Tengah 24, Jakarta.
Mikrofoon tersebut adalah hasil buatan sdr. Gunawan sendiri. Baik “corong”nya, maupun “stardar”nya. Baik “Vesterker”nya, maupun “band”nya, juga dibuat dari “zilverpapier”, selubung rokok. Semuanya itu adalah hasil kecerdasan otak dan keterampilan tangan seorang Indonesia, yang bernama Gunawan itu.
Pada tanggal 17 Agustus pagi-pagi benar, dua orang masing-masing berusia 35 tahun, berkendaraan sebuah mobil, datang untuk meminjam mikrofoon. Tidak diterangkan kepadanya untuk keperluan apa. Mereka itu adalah sdr. Wilopo dan Nyonoprawoto. Sdr. Wilopo waktu itu bekerja di Balai Kota sebagai pembatu pak Suwirjo. Oleh karena itu baik Sdr. Wilopo maupun Mas Njono tidak bisa memasang mikrofoon sendiri, maka sdr. Gunawan menyuruh seorang anggota keluarganya, seorang pemuda berusia 21 tahun yang juga cukup ahli untuk ikut mereka. Baru di dalam mobil itulah, Sdr. Sunarto demikianlah nama pemuda itu, diberi tahu, bahwa mikrofoon itu akan diperlukan guna Proklamasi Kemerdekaan.
Sdr. Sunarto inilah yang memasang Mikrofoon yang besejarah ini di Gedung Pegangsaan Timur 56 pada tanggal 17 Agustus 1945 (ketika artikel ini ditulis, Sdr. Sunarto bekerja sebagai pengusaha dan tinggal di Bogor).

“Standar” didirikannya di ruang muka yang terbuka, dan “versterker” diletakkan di dalam kamar muka sebelah kiri ruang terbuka itu. Setelah selesai dipakai, siang itu juga mikrofoon diserahkan kembali oleh Sdr. Wilopo kepada Sdr. Gunawan.
Menurut keterangan Sdr. Sunarto, baik pada waktu dibawanya ke Pegangsaan Timur maupun pada waktu dibawanya kembali ke Salemba Tengah, Mikrofoon tersebut seolah-olah telah mendapat “salvo kehormatan”dari tentara Jepang berupa tembakan senapan. Masing-masing terdengar di muka RS UP dan di muka “Ika Daigaku” (Sekolah Kedokteran UI sekarang). Untung tidak sampai menyebabkan jatuhnya korban, dan barangkali memang tidak dengan “peluru tajam”.
Ternyata mikrofoon itu masih mempunyai peranan lebih lanjut karena bersamaan dengan pemilikinya, dibawa hijrah ke Solo pada permulaan tahun 1946. Sejak itu barang tersebut disimpan baik-baik oleh keluarga Gunawan. Hanya kadang-kadang saja ditunjukan kepada sabat-sahabatnya dan tidak pernah dipergunakan lagi. Pada akhir tahun 1949, memenuhi anjuran pemerintah RI, Keluarga Gunawan pun kembali lagi ke Jakarta. “Mikrofoon Bersejarah” itu dibawanya, “Versterker”nya telah rusak, dan ditinggal di Jogja. Berkali-kali barang yang mempunyai nilai sejarah itu telah ditawar orang untuk dibeli, tetapi Keluarga Gunawan selalu menolaknya. Di manakan benda bersejarah itu sekarang ini?


Suwirjo, sebagai pembawa acara…

Pada sekitar tahun 1960, mikrofoon beserta “stadar”nya tetapi tanpa “versterker” lagi itu, telah diminta oleh Sdr. Harjoto, waktu itu Sekjen Kementerian Penerangan, dengan perantaraan Sdr. Darmosugondo untuk diserahkan kepada Presiden, agar akhirnya disimpan di dalam Monas (Monumen Nasional).
Tetapi sejak itu Sdr. Harjoto tidak tahu lagi dimanakah mikrofoon itu berada. Yang mungkin masih dapat memberi keterangan adalah Sdr. Tukimin, pembantu pribadi Presiden Soekarno, Demikian jawab Sdr. Harjoto atas pertanyaan penulis. Pada waktu itu Sdr. Gunawan beserta Istri telah menyatakan sama sekali tidak berkeberatan, bahkan merasa gembira dan bangga, apabila “mikrofoon” tersebut dimasukkan dalam museum perjuangan kita. Harus diakui, bahwa di samping KERTAS DENGAN TEKS PROKLAMASI dan BENDERA PUSAKA, MIKROFOON inilah merupakan benda bersejarah yang pantas kita simpan sepanjang massa.


Mikrofoon Bersejarah yang misterius

Wanita yang ke-3

Pada waktu Kemerdekaan diproklamirkan di Pegangsaan Timur (sekarang Jalan Proklamasi) No. 56, diantara lebih seribu orang yang hadir di tempat tersebut, hanya ada 3 orang wanita. Yang 2 orang, telah kita kenal, yaitu “Bu Fat” dan “Zus Tri”. Tetapi siapakah wanita yang ke-3 itu? Dia turut berdiri di barisan paling depan menghadap rumah Bung Karno. Dan tatkala beberapa saat kemudian Dr. Muwardi mengajak membentuk “Pasukan Berani Mati”, wanita yang usianya sekitar 35 tahun dan perpakaian sangat sederhana, turut mendaftarkan dirinya. Namanya penulis tidak ingat lagi.

Tetapi alamatnya yang dia berikan masih penulis ingat. Yaitu KARANGANYAR (Bagelen). Masih hidupkah ia sekarang ini ? (ketika tulisan ini ditulis), Entahlah!
Tetapi dialah wanita ke-3 yang dapat kita lihat dalam gambar-gambar Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945.

This work is licensed under a Creative Commons license.
singgih pambudi